Barupas Depok Kawal Program Unggulan Pradi-Afifah

Barupas Depok Kawal Program Unggulan Pradi-Afifah

Relawan memang harus dibekali pemahaman materi kampanye paslon, seperti penjelasan visi misi dan program unggulannya.

MONDE--Barisan Rakyat Untuk Perjuangan Adil dan Sejahtera (Barupas) Kota Depok semakin solid dan kompak dalam mengawal pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia. 

Guna memaksimalkan upaya pemenangan Pradi-Afifah hingga ke pelosok kampung, sejumlah pengurus dan anggota Barupas dibekali pemahaman visi misi paslon, termasuk memaparkan 10 program unggulan Pradi-Afifah. 

"Pembekalan atau penjelasan seperti ini sangat penting, agar para anggota kami dapat menyampaikannya dengan benar kepada masyarakat, terutama saat menjelaskan program berobat gratis hanya dengan KTP," kata Ketua Barupas Depok, Rahmat Budianto, di Kp Rawa Depok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kamis (5/11/2020). 

"Intinya kami (Barupas) siap mengawal Pradi-Afifah, dan akan gencar mensosialisasikan program-programnya  kepada masyarakat," kata Rahmad Budianto. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri dua Anggota DPRD Kota Depok dari Partai Gerindra yaitu Edi Masturo dan Priyanti Susilawati. 

Bunda Yanti, sapaan akrab Priyanti, merespons positif kegiatan bernilai edukasi tersebut. Menurutnya, melalui pemahaman yang disampaikan secara benar dan detail diharapkan masyarakat akan mengetahui manfaat 10 program unggulan Pradi-Afifah. 

“Relawan memang harus dibekali pemahaman materi kampanye paslon, seperti penjelasan visi misi dan program unggulannya, karena event pilkada adalah mengadu konsep, ide dan gagasan. Bukannya saling ledek dan gontok-gontokan," kata Bunda Yanti. 

Dia menegaskan, program paslon nomor urut satu sangat realistis dan berpihak kepada masyarakat, seperti pelayanan berobat gratis hanya dengan memperlihatkan KTP, serta penyediaan anggaran untuk pembenahan lingkungan RW, maksimal akan dialokasikan sebesar Rp500 juta. 

“Berobat gratis adalah program yang sangat berpihak kepada rakyat, dan program itu realistis. Sejumlah daerah sudah menjalankan program tersebut," demikian Priyanti.(by/MC)