Dishub Depok Respon Cepat Pengaduan Warga Soal PJU

Dishub Depok Respon Cepat Pengaduan Warga Soal PJU
Foto: Ist

MONDE--Kepala Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT PJU) Kota Depok, Yoga Parlindungan, mengatakan setiap pengaduan dari warga harus segera ditindaklanjuti.

"Tugas kami melayani, apalagi penerangan jalan sangat penting dan berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan warga,” kata Yoga.

Lebih lanjut dikatakan pihaknya selalu berusaha merespon cepat pengaduan warga mengenai PJU. Sehari bisa bergerak 3-5 titik pengaduan di berbagai wilayah Kota Depok.

Prioritasnya sebenarnya pemenuhan penerangan jalan umum. Bukan berarti pemukiman atau perumahan tidak dilayani. 

"Alhamdulillah lampu PJU yang sempat mati sekarang sudah menyala kembali. Terima kasih kepada petugas dan UPT PJU atas responnya, kata Herdi Qiharudin Ketua RT 005/07 Kelurahan Pondok Jaya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Jawa Barat, merespon cepat pengaduan warga. Tiga petugas diturunkan untuk memperbaiki penerangan jalan di Perumahan Permata Depok Sektor Nilam 1-2, Senin (21/2/2022).

Menurut petugas lapangan Dadan Wardani, keempat titik penerangan jalan di Sektor Nilam permasalahannya berbeda-beda. Ada yang lampunya putus, kotor, dan juga kabelnya yang kendor.

"Semua lampu sudah kami ganti. Semoga warga merasa lebih nyaman,” kata Dadan.

Total penerangan jalan umum dan pemukiman di Kota Depok menurut Yoga berjumlah 14.000 lampu. Per bulan rata-rata menambah sekitar 300 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan kekuatan LED 120 watt.

“Kami harus punya stok sekitar 300 lampu untuk menangani keluhan warga. Kalau di pemukiman rerata pakai LED 70 watt,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Depok Eko Herwiyanto mengatakan pihaknya telah memasang sebanyak 10.696 lampu PJU di 11 Kecamatan Kota Depok sepanjang 2021 lalu.

"Berdasarkan kajian, Kota Depok membutuhkan 23.000 lampu PJU untuk menerangi seluruh titik jalan. Sehingga masih menyisakan kurang lebih 12.000 PJU yang belum terpasang," kata Eko.

Belasan ribu sisa yang belum terpasang itu, lanjut Eko, sudah dipetakan oleh Dishub yang terdiri dari 3.000 titik di jalan-jalan protokol dan 9.900 lainnya terletak di jalan lingkungan.

Lebih lanjut dikatakan pihaknya meminta masing-masing kelurahan untuk turut menangani pemesangan JPU di jalan lingkungan. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) di mana masing-masing keluharan memiliki pagi anggaran.(*/surya)