Idris Positif Covid, Orang Disekitarnya Harus di-Swab

Idris Positif Covid, Orang Disekitarnya Harus di-Swab
Calon Walikota Depok, Mohammad Idris

Sebagai peserta Pilkada Depok tentunya Mohammad Idris memiliki agenda padat dan kerap blusukan ke berbagai wilayah.

MONDE--Warga Depok dikejutkan informasi yang menyebutkan calon Walikota Depok nomor urut dua, Mohammad Idris, terbaring di rumah sakit lantaran terpapar virus Covid-19.

Usai mendoakan Idris agar lekas sembuh, Ketua Tim Satgas Lawan Covid-19 Kota Depok, Hamzah, mendesak Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok untuk 'menyisir' orang-orang yang dalam beberapa hari ini berinteraksi fisik dengan Mohammad Idris, termasuk barisan tim suksesnya. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kluster baru covid.

"Semoga pak Idris lekas sembuh, dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa. Dan saya meminta tim gugus jangan berdiam diri, segera lakukan pencegahan kluster baru, sisir orang-orang di sekitar pak Idris. Lakukan pemeriksaan swab," kata Hamzah saat berkunjung ke kantor Media Center Pradi-Afifah di kawasan Depok Jaya, Pancoran Mas, Kamis (26/11/2020).

Pasalnya, lanjut Hamzah, sebagai peserta Pilkada Depok tentunya Mohammad Idris memiliki agenda padat dan kerap blusukan ke berbagai wilayah.

"Saat kampanye pak Idris sering berfoto dan bersalaman dengan banyak warga. Ini harus diidentifikasi, tim gugus harus swab massal, baik yang berkontak maupun tim suksesnya," ujar Hamzah.

Lebih lanjut dia juga meminta tim gugus tugas harus mempertanyakan, apakah pada debat publik pertama di studio i-News TV pada Minggu (22/11) Mohammad Idris sudah terpapar virus covid? karena rombongan calon walikota/wakil wakil walikota hanya dibekali hasil pemeriksaan rapid test, bukannya swab.

"Pemeriksaan rapid test kurang akurat, karena hanya menggunakan sampel darah. Harus di-swab yang pemeriksaannya melalui metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan mengambil sampel lendir dari dalam hidung dan tenggorokan," demikian Hamzah.(amr/MC)