Mantan Presiden PKS Optimis Pradi-Afifah Jadi Pemimpin Depok

Mantan Presiden PKS Optimis Pradi-Afifah Jadi Pemimpin Depok

Anis Matta yang merupakan mantan Presiden PKS sampai menyebutkan bahwa dalam waktu dekat ini masyarakat Depok akan memiliki pemimpin baru, yaitu Pradi Supriatna dan Afifah Alia. 

MONDE--Barisan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang dihuni 70 persen para mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimistis pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia bakal terpilih sebagai Walikota/Wakil Walikota Depok di pilkada 9 Desember mendatang. 

Saking optimisnya, Partai Gelora pun memberikan surat dukungan resmi kepada Pradi-Afifah yang ditandatangani Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia, Anis Matta. 

Bahkan Anis Matta yang merupakan mantan Presiden PKS sampai menyebutkan bahwa dalam waktu dekat ini masyarakat Depok akan memiliki pemimpin baru, yaitu Pradi Supriatna dan Afifah Alia. 

Pernyataan Anis tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Jawa Barat, Haris Yuliana, saat menyerahkan surat resmi dukungan DPN Partai Gelora kepada Pradi Supriatna di kawasan Kukusan, Beji, Rabu (28/10/2020).

"Kami di tingkat wilayah (Jabar) dan Depok (DPD) sangat optimistis Pradi-Afifah akan menjadi Walikota dan Wakil Walikota. Keyakinan yang sama juga disampaikan Ketum partai kami, pak Anis Matta," ujar Haris Yuliana. 

Ditegaskan Haris, dukungan yang diberikan oleh partainya berdasarkan pemikiran dan pertimbangan yang matang, serta mengacu hasil survei.

"Tidak sekali saja kami melakukan survei, tapi berkali-kali, agar kami mendapatkan keputusan yang tepat. Hasil survei itu menyebutkan, masyarakat Depok menginginkan pemimpin yang baru," kata Haris Yuliana.

Dia menambahkan, dalam menyikapi hasil survei tersebut, Ketum Gelora Anis Matta secara tegas menyampaikan arahan agar kami lebih bersemangat dalam mewujudkan harapan masyarakat Depok yang menginginkan pemimpin baru. 

Di tempat sama, Ketua DPD Partai Gelora Kota Depok, Subhan Rafei, mengatakan selama ini pembangunan di Kota Depok stagnan. Pemerintahnya kurang pandai mengelola keuangan daerah, tidak mampu menggarap berbagai potensi, serta minim komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Depok, termasuk dengan para pakar dan akademisi kampus. 

"Di Depok kan banyak pakar dan akademisi dari berbagai keilmuan. Mereka kan bagian dari potensi-potensi yang harus dirangkul dan dilibatkan dalam pembangunan di Kota Depok," ujar Subhan. 

Saat ditanya upaya Partai Gelora dalam mengawal dan memenangkan Pradi-Afifah, Subhan secara tegas mengatakan bahwa partainya sangat mengetahui dan hafal dengan strategi atau cara-cara politik PKS. 

"Kami tahu banget cara-cara mereka (PKS). Inilah momentum yang pas untuk memberikan penilaian obyektif terhadap kedua pasangan calon yang tampil di Pilkada Depok. Di survei kami sangat jelas, penilaiannya masyarakat Depok ingin perubahan," kata Subhan. 

Di akhir statementnya, Subhan menyatakan rasa optimisnya bahwa di era kepemimpinan Pradi-Afifah, Kota Depok akan menjadi lebih baik, lebih berbudaya, dan mampu mengayomi semua lapisan masyarakatnya.(amr)