Polling Pilkada Ditutup: Pradi-Afifah Unggul 16%

Polling Pilkada Ditutup: Pradi-Afifah Unggul 16%

Polling ini bukan gambaran dari hasil akhir pilkada Depok, karena pergerakan politik sangat dinamis.

MONDE--Media online monitordepok.co merilis hasil polling ketiga pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Depok. Seperti diketahui Polling Jurdil Pilkada Depok ini telah dibuka sejak Sabtu, 14 November 2020.

Berdasarkan vote terakhir yang masuk pada Kamis sore (3/12) pukul 14.41, polling diikuti oleh 9.831 responden.

Hasilnya, Pradi Supriatna-Afifah Alia masih tangguh di posisi teratas dengan raihan 5.677 suara (58 persen), dan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mendapatkan 4.154 suara (42 persen), selisih 16 persen. Di polling ini responden hanya diperbolehkan mengklik satu pilihan, sesuai alamat IP-nya.

Sekretaris Redaksi Monitor Depok, Wulandari, mengucapkan terima kasih kepada 9.831 responden yang telah berpartisipasi mengikuti Polling Jurdil Pilkada Depok 2020.

Diakuinya, polling ini bukan gambaran dari hasil akhir pilkada Depok, karena pergerakan politik sangat dinamis. Hasil pilkada yang sesungguhnya adalah raihan suara di TPS melalui penghitungan lembaga resmi, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Dijelaskan Wulandari, poling ini bertujuan untuk menakar kinerja timses kedua pasangan calon, apakah mereka mengajak masyarakat untuk melakukan vote. Hasil polling juga bisa dijadikan evaluasi bagi tim sukses agar lebih semangat mengkampanyekan pasangan calonnya.

"Selain mengukur kinerja tim sukses, polling ini juga bisa dijadikan bahan untuk menilai tingkat kepedulian masyarakat terhadap kontestasi pemilihan walikota/wakil walikota Depok, yang pencoblosannya akan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Desember," demikian Wulandari.(amr)