Idris Abaikan Wakilnya, Pradi Putuskan Pecah Kongsi

Idris Abaikan Wakilnya, Pradi Putuskan Pecah Kongsi
Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Saya sering banget ngasih masukan, sumbang saran dan pemikiran, tapi kerap dimentahkan.

MONDE--Banyaknya pertanyaan masyarakat terkait 'perpisahan atau pecah kongsi' Mohammad Idris dan Pradi Supriatna akhirnya terjawab. Pradi secara blak-blakan mengungkap alasannya.

Menurut Pradi, awalnya sangat mempercayai Mohammad Idris, karena beliau seorang ulama. Namun nyatanya hal yang dijanjikan ujung-ujungnya diingkari. Salah satunya janji berbagi peran dalam mengelola dan membangun Kota Depok.

Berbagi peran yang dimaksud Pradi bukan yang terkait kewenangan atau kebijakan. Karena hal itu sudah tertuang dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur Tugas, Wewenang, Kewajiban dan Hak Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

"Saya sering banget ngasih masukan, sumbang saran dan pemikiran, tapi kerap dimentahkan. Seperti ide dan gagasan saya membangun jalan tembus, dari Jalan Juanda ke Tanah Baru dan Limo," kata Pradi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di kediaman Kyai Haji Imam Asrori di kawasan Tanah Baru, Beji, Rabu (11/11/2020).

Padahal, kata Pradi, membuka jalan tersebut sangat efektif untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Margonda. Kendaraan yang ingin ke wilayah Tanah Baru dan Limo tidak harus berputar arah melewati Jalan Arief Rahman Hakim.

"Bukan hanya soal jalan tembus Juanda saja, tapi cukup banyak ide dan gagasan lain yang juga ditolak oleh beliau. Berbagi perannya dimana? ngasih saran aja ditolak. Itulah yang menjadi dasar terjadinya perpisahan," ucap Pradi.

Padahal, menurut Pradi, Undang-undang Pemda memperbolehkan wakil walikota memberikan saran dan pertimbangan kepada walikota dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Lebih lanjut diungkap Pradi, dirinya sudah sejak lama mengetahui jika Mohammad Idris jauh-jauh hari telah mempersiapkan seorang 'Pangeran' untuk melanjutkan estafet kepemimpinannya di Kota Depok.

"Banyak yang nanya ke saya, Bang Pradi kenapa pisah? Saya bilang karena beliau telah menyiapkan pangeran. Tapi pangerannya bukan saya," ujar Pradi.(dd/MC)