Kebakaran Kilang Balongan, 14 Luka Ringan dan 7 Luka Berat

Kebakaran Kilang Balongan, 14 Luka Ringan dan 7 Luka Berat

Dari tujuh orang yang lukanya cukup serius, lima orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon karena luka bakarnya di atas 50 persen.

MONDE--Sedikitnya 21 orang menjadi korban kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan, Indramayu. Mereka yang menjadi korban kebanyakan mengalami luka ringan.
"Seluruhnya korban ada 21 orang, 14 orang dengan luka ringan dan ada 7 orang yang lukanya cukup serius," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Boni Koswara saat diwawancarai detikcom di Pendopo Bupati Indramayu, Senin (29/3/2021).
Menurut Deden 21 korban terbakarnya kilang minyak Pertamina Balongan saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Indramayu. Namun kata dia, ada lima orang yang mengalami luka bakar di atas 50 persen yang harus dirujuk ke RSD Gunung Jati Cirebon.

"Dari tujuh orang yang lukanya cukup serius lima orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon karena luka bakarnya di atas 50 persen. Sedangkan dua lainnya masih bisa kita tangani," ungkap Deden.

Deden juga menjelaskan para korban yang terdampak kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan itu pada saat kejadian sedang melintas di jalan yang tidak jauh dari titik terjadinya kebakaran."Untuk yang lima orang itu sebelumnya sudah kita lakukan penanganan awal dulu agar saat dirujuk kondisi pasien stabil," lanjutnya.

"Rata-rata korban itu yang lima adalah korban yang melintas di sekitar lokasi pada saat kejadian ledakan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Ada empat kilang yang terbakar.

Kepulan asap hitam masih terlihat di lokasi kejadian, Senin (29/3/2021), pukul 11.00 WIB. Petugas memastikan situasi terkendali, kendati kobaran api belum sepenuhnya padam.

Dari foto yang dirilis BPBD Indramayu memperlihatkan kobaran api masih terlihat di empat kilang yang terbakar. Petugas berhasil melakukan lokalisasi agar kebakaran tak menyebar.

"Situasi saat ini terkendali. Api memang masih menyala, tapi terkendali. Kepulan asap memang masih tebal, karena membakar sisa material," kata Plt Sekretaris BPBD Indramayu Caya di lokasi kejadian, Senin (29/3/2021).(*/)