Real Count, Pradi-Afifah Unggul 54% 

Real Count, Pradi-Afifah Unggul 54% 
Hendrik Tangke Allo (kanan)

Sumber data real qount berdasarkan c1 yang diambil langsung dari saksi-saksi yang bertugas di 4.015 TPS se-Kota Depok.

MONDE--Masyarakat Depok dibingungkan dengan banyaknya versi hasil hitung cepat (quick qount) raihan suara Pilkada Depok 2020, termasuk yang ditayangkan oleh televisi nasional. 

Didasarkan itu Tim Pemenangan Pradi-Afifah yang diketuai Ir Nuroji bergegas mengumumkan pula versi hitung cepat yang lebih riil dan akurat, yaitu real count, menggunakan data formulir C1 (catatan hasil penghitungan suara di TPS). 

"Sebetulnya kami akan merilis real count pada hari Jumat. Namun karena masyarakat dibikin bingung oleh quick count dari banyak versi, akhirnya kami berinisiatif mengumumkan sekarang," kata Nuroji kepada wartawan, Rabu (9/12) malam. 

Di hadapan awak media, Hendrik Tangke Allo selaku Wakil Ketua Tim Pemenangan Pradi-Afifah diminta Nuroji untuk menyampaikan hasil hitung cepat (real count) Pilkada Depok. 

Menurut HTA, sapaan akrab Hendrik, sumber data real qount berdasarkan c1 yang diambil langsung dari saksi-saksi yang bertugas di 4.015 TPS se-Kota Depok.

"Update malam ini jam 19.00, masuk lagi data dari dua kecamatan, Pancoran Mas dan Kecamatan Cimanggis. Alhamdulillah jumlah data yang masuk saat ini telah 60 persen, dan angka kami (Pradi-Afifah) fluktuatif di angka 54 sampai 55 persen," kata HTA yang didampingi Calon Walikota Pradi Supriatna dan Ketua DPD Partai Golkar Depok Farabi A Rafiq. 

Dia memastikan pada Kamis siang (10/12) hasil real count telah mencapai 100 persen. 

"Kami yakin banget yang dilakukan oleh para saksi di TPS adalah laporan hasil suara yang lebih akurat. Besok kami akan mengumumkan hasil akhirnya," ujarnya. 

Di bagian lain HTA menyoal quick count yang ditayangkan televisi. Pergerakan angka sempat terhenti sekitar dua jam. 

"Saya perhatikan sekitar jam 1 sampai jam 3 angkanya stag, tidak bergerak dari 20 persen suara yang masuk," katanya.

Lantaran itu, HTA merasa perlu untuk segera merilis hasil hitung cepat timnya. Dia pun menegaskan, real countnya lebih dapat dipercaya. 

"Kami memiliki lembaran c1 yang asli dari KPPS. Oleh karena itu kami meyakini jika hitungan kami lebih akurat dan faktual," demikian HTA.(amr/MC)