KOOD Usulkan Provinsi Baru, Namanya Betawi Raya

KOOD Usulkan Provinsi Baru, Namanya Betawi Raya
Ketua Umum KOOD, H Ahmad Dahlan (kiri)

Pemekaran wilayah harus dikaji secara matang oleh para pakar yang mengurusi tata kelola pemerintahan.

MONDE--Sempat mengemuka beberapa tahun silam, kini wacana pemekaran wilayah DKI Jakarta dengan wilayah penyangganya kembali digulirkan.

Ketua Umum Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), Haji Ahmad Dahlan, melempar wacana tersebut dengan menyebutkan sejumlah daerah yang dinilainya layak dan pantas bergabung dengan DKI Jakarta, yaitu Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bogor.

Namun Dahlan mengatakan, pemekaran wilayah harus dikaji secara matang oleh para pakar yang mengurusi tata kelola pemerintahan, serta mencermati urgensinya, agar tidak dimanfaatkan sebagai 'amunisi baru' yang akan dimainkan untuk kepentingan politik.

Diapun mengaku telah menyiapkan nama wilayah yang diusulkan untuk dimekarkan tersebut, yaitu Provinsi Betawi Raya.

"Nama Betawi Raya sepertinya bagus. Ini kan hanya wacana, sah-sah saja. Siapa tau direspon positif oleh para penggede di pusat, eksekutif dan legislatifnya," kata Dahlan kepada monitordepok, Jumat (5/2/2021).

Dahlan akan mendiskusikan diskursus tersebut bersama rekan-rekannya di berbagai organisasi, di antaranya dengan pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang diketuai Beky Mardani.

"Kalo di sejumlah grup WA udah saya sampaikan usulan itu, tapi kurang fokus, harus bertemu langsung agar lebih serius. Namun rencana ingin ngumpul terganjal oleh pandemi corona," ujar Dahlan.

Seperti diketahui, sejak enam tahun lalu ratusan daerah di Indonesia berupaya mengajukan pemekaran dan penggabungan wilayah, termasuk usulan Kota Bekasi menyatu dengan DKI Jakarta.

Namun wacana tersebut tidak terealisasi lantaran adanya moratorium yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Dalihnya, akan diupayakan meningkatkan pelayanan publik.

Bergulirnya usulan penggabungan Bekasi ke DKI Jakarta tatkala Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menolak wacana pemekaran wilayah Provinsi Bogor Raya yang bakal merangkul Bekasi.

Menurut Rahmat Effendi, Bekasi lebih pantas bergabung ke DKI Jakarta. Dirinya juga optimis mayoritas warganya setuju apabila bergabung dengan Jakarta.(amr)